Kekosongan Kantong Darah di RSUD Teratasi, Layanan Transfusi Kembali Normal
PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Pelayanan transfusi darah di RSUD sempat mengalami kendala akibat kekosongan stok kantong darah yang terjadi selama dua hari terakhir. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan dari toko maupun distributor, sehingga Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) tidak dapat menjalankan layanan secara optimal.
Namun demikian, pihak RSUD memastikan bahwa saat ini ketersediaan kantong darah telah kembali normal. UTDRS telah dapat melaksanakan kembali pelayanan transfusi darah kepada pasien yang membutuhkan.
Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan kendala distribusi sementara dan telah ditangani dengan cepat melalui koordinasi berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, RSUD bersama Dinas Kesehatan berencana akan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok darah serta menghindari terjadinya kekosongan di kemudian hari.
“Mudah-mudahan ke depan dengan adanya kegiatan donor darah bersama PMI, kebutuhan darah di RSUD dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar pihak terkait.
Dengan kembali normalnya pelayanan transfusi darah ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak khawatir, serta turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (ril)

