Dua Gelombang Aksi APM di Prabumulih, Targetkan Kantor Pertamina dan DPRD

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat (LSM APM) memastikan akan menggelar dua gelombang aksi damai di Kota Prabumulih dalam waktu dekat.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi internal APM yang membahas secara rinci teknis pelaksanaan aksi, mulai dari titik lokasi, jumlah massa, hingga skema pengamanan di lapangan.

Berdasarkan hasil rapat, aksi pertama akan digelar pada 21 April 2026 di depan Kantor PT Pertamina di kawasan bundaran, dengan estimasi jumlah massa mencapai 1.000 orang.

Selanjutnya, aksi kedua dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026 di depan Kantor DPRD Kota Prabumulih, dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai 1.300 orang.

Ketua DPD APM, Aby Rahmad Rizki, menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan konstitusional.

“Kami memastikan bahwa aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. APM berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan damai sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Aby, didampingi Sekretaris Jenderal Rendi Barlendo dan Ketua Koordinator Adi Susanto.

Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami sudah mengingatkan seluruh massa aksi agar tetap fokus pada tujuan utama, tidak anarkis, dan mengikuti arahan koordinator lapangan. Ini aksi damai, bukan aksi yang menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen APM, Rendi Barlendo, menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan pelaksanaan aksi berjalan lancar.

“Kami akan menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait agar kegiatan ini berlangsung aman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Koordinator APM, Adi Susanto, SE, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan internal, termasuk pembagian tugas bagi koordinator lapangan di masing-masing titik aksi.

“Kami sudah menyusun teknis di lapangan, mulai dari pengaturan massa hingga jalur orasi. Harapannya, aksi ini bisa berjalan tertib dan aspirasi yang disampaikan dapat diterima oleh pihak terkait,” ungkapnya.

APM berharap melalui dua gelombang aksi damai tersebut, aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, baik di lingkungan PT Pertamina maupun DPRD Kota Prabumulih. (ril/apm)