Doni Harsiva Yandra: Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang dan Jembatan Anduriang Harus Jadi Prioritas 2027

PADANG PARIAMAN, EXSPOSEDID – Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menegaskan penanganan ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang serta Jembatan Anduriang harus menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2027.

Menurut Doni, dua proyek strategis tersebut sangat dinantikan masyarakat karena menjadi akses vital yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.

Penegasan itu disampaikan usai Doni memimpin rapat kerja Komisi IV DPRD Sumbar bersama instansi teknis, antara lain Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS), serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sumatera Barat pada Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut membahas percepatan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat bencana.

“Khusus ruas jalan Pasar Baru–Alahan Panjang itu ditangani pemerintah pusat, termasuk Jembatan Anduriang di Padang Pariaman,” ujar Doni usai rapat di Gedung DPRD Sumbar.

Ia menjelaskan, berdasarkan paparan dari instansi teknis, kedua proyek saat ini masih berada pada tahap perencanaan teknis.

“Dari pihak balai tadi disampaikan masih tahap perencanaan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dieksekusi,” katanya.

Doni menekankan, kesiapan dokumen Detail Engineering Design (DED) menjadi syarat penting agar pemerintah pusat dapat segera mengalokasikan anggaran.

“Kalau DED sudah siap, pemerintah pusat tinggal mengalokasikan anggaran pengerjaannya. Kita tidak ingin anggaran terhambat hanya karena masalah administrasi,” tegasnya.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, program rehabilitasi pascabencana di Sumatera Barat juga mencakup normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta pemulihan lahan pertanian.

Doni berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan optimal agar rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung maksimal, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih.

“Kita ingin koordinasi ini lebih optimal supaya rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan maksimal,” tutupnya. (ril)

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Serahkan Bantuan Rp30 Juta

PESSEL, EXSPOSEDID – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Doni Harsiva Yandra melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Baiturahmah, Kampung Lubuk Pasing, Nagari Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (4/3/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Doni Harsiva Yandra yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumbar didampingi Staf Kesra Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Razif beserta rombongan. Kegiatan itu turut dihadiri Wali Nagari Talaok Ilwardi, tokoh masyarakat, alim ulama, serta pemuda setempat.

Kesempatan itu, Doni menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

“Saya tidak ingin ada masyarakat di Nagari Talaok yang belum tersambung listrik. Kami di DPRD akan terus mendorong agar seluruh warga mendapatkan akses listrik secara merata,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, akses listrik merupakan salah satu kebutuhan penting yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, ketersediaan listrik sangat mendukung berbagai sektor, mulai dari pendidikan, perekonomian hingga pelayanan publik.

Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Sumbar yang membidangi infrastruktur, perhubungan, lingkungan hidup, sumber daya air, energi dan mineral, serta perencanaan pembangunan, Doni menilai pemerataan listrik harus menjadi perhatian bersama agar pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Sementara itu, Wali Nagari Talaok Ilwardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta perhatian yang diberikan kepada masyarakat di daerahnya melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut. (ril/dprd_sumbar)

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Anggota DPRD Provinsi Sumbar dalam kegiatan Safari Ramadan ini. Kami berharap aspirasi terkait pemerataan listrik dan pembangunan lainnya dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Doni Harsiva Yandra juga menyerahkan bantuan secara simbolis untuk kelanjutan pembangunan Masjid Baiturahmah sebesar Rp30 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan itu diterima langsung oleh pengurus Masjid Baiturahmah Lubuk Pasing, Refri, didampingi tokoh masyarakat Akhiyen Nuardi serta Wali Nagari Talaok.