Satops Patnal Jadi Garda Depan, Lapas Pamekasan Tegaskan Komitmen Bersih

SIDOARJO, EXSPOSEDID – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan mengikuti kegiatan pengukuhan Petugas Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan apel pagi yang digelar di Lapangan Kanwil, Rabu (8/4).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Timur, Kadiyono. Dalam kesempatan itu, ia secara resmi mengukuhkan para petugas Satops Patnal sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat integritas serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lapas Kelas IIA Pamekasan turut ambil bagian dengan mengirimkan empat personel untuk dikukuhkan sebagai Petugas Satops Patnal. Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk komitmen dalam meningkatkan pengawasan dan penegakan disiplin di lingkungan kerja.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani. Ia menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal bertujuan mengantisipasi serta menindak berbagai praktik pelanggaran, seperti pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, hingga pelanggaran disiplin lainnya.

“Dengan adanya Satops Patnal yang telah dikukuhkan, diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan serta memastikan seluruh petugas melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hal ini mencerminkan komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (ril)

Komitmen Zero Halinar, Lapas Pamekasan Gelar Tes Urine Massal

PAMEKASAN, EXSPOSEDID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di dalam lingkungan hunian. Sebagai langkah nyata mewujudkan program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), pihak lapas menggelar tes urine massal bagi puluhan pegawai dan ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4).

Kegiatan yang dilakukan secara mendadak ini dipimpin langsung oleh jajaran struktural lapas, dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI. Proses pemeriksaan berlangsung di bawah pengawasan ketat tim kesehatan dan perawatan (keswat) serta petugas keamanan guna memastikan keabsahan sampel urine yang diambil.

Kepala Lapas Pamekasan menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Tes urine ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memberantas narkoba. Tidak ada toleransi, baik bagi petugas maupun warga binaan. Semua wajib patuh terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan tersebut, puluhan petugas dari berbagai unit kerja serta ratusan warga binaan—baik yang dipilih secara acak maupun dari blok berisiko tinggi—menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil rapid test, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan penggeledahan rutin di kamar hunian untuk memastikan tidak adanya barang terlarang seperti alat komunikasi ilegal maupun senjata tajam.

Pihak lapas memastikan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala maupun insidentil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga integritas lingkungan pemasyarakatan.

Melalui langkah transparan dan tegas ini, Lapas Pamekasan berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas.

“Alhamdulillah hasilnya negatif semua. Namun kami tidak akan lengah. Sinergi pengawasan dan pembinaan akan terus diperkuat demi menjaga kondusivitas lapas,” tutup Kalapas. (ril)

Korwil Madura Juara Voli Putri di HUT PIPAS ke-22, Borong Gelar Bergengsi

SIDOARJO, EXSPOSEDID – Tim bola voli putri Koordinator Wilayah (Korwil) Madura tampil gemilang dalam turnamen yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Timur. Bertanding di GOR Delta Sidoarjo pada Minggu (5/4), Korwil Madura sukses keluar sebagai Juara 1 usai menaklukkan para pesaingnya dalam laga sengit.

Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT PIPAS ke-22 sekaligus Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, yang berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai tim dari UPT Pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Keberhasilan Korwil Madura tak lepas dari solidnya kolaborasi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah tersebut. Salah satu penyumbang kekuatan tim berasal dari Lapas Kelas IIA Pamekasan yang mengirimkan pemain-pemain terbaiknya.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, tim Korwil Madura juga menorehkan prestasi individu. Salah satu pemain andalan mereka berhasil meraih gelar Pemain Terbaik (MVP) sepanjang turnamen, mempertegas dominasi tim di ajang tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, yang hadir langsung memberikan dukungan, mengaku bangga atas capaian ini.

“Kemenangan ini bukan sekadar tentang skor di lapangan, tapi bukti nyata dari sinergi dan kekompakan seluruh UPT di Korwil Madura. Keikutsertaan Lapas Pamekasan bersama rekan-rekan dari UPT lain menunjukkan semangat sportivitas dan rasa kekeluargaan yang tinggi dalam menyambut HUT PIPAS dan Hari Bakti Pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam menjalankan tugas pelayanan pemasyarakatan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpetugas dan anggota PIPAS di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Timur.

Dengan raihan Juara 1 dan gelar MVP, Korwil Madura membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan dalam dunia olahraga di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Timur. (ril)