Nanda Satria: Isu LGBT Harus Disikapi Bijak Sesuai Nilai ABS-SBK

PADANG, EXSPOSEDID – DPRD Sumatera Barat menyoroti mencuatnya isu LGBT di daerah tersebut yang belakangan ramai diperbincangkan publik, termasuk dugaan kemunculannya di lingkungan kampus Universitas Negeri Padang (UNP).

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengatakan pihaknya memandang serius perkembangan isu tersebut karena dinilai berkaitan dengan nilai sosial, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Minangkabau.

Menurutnya, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah adat dan agama, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sehingga berbagai fenomena sosial perlu disikapi dengan kehati-hatian.

Ia menilai munculnya fenomena tersebut tidak terlepas dari pengaruh globalisasi serta perkembangan informasi yang semakin terbuka di tengah masyarakat.

Meski demikian, kata Nanda, setiap perkembangan sosial tetap harus disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai lokal yang selama ini menjadi pedoman masyarakat Minangkabau.

Terkait aspek regulasi, Nanda mengungkapkan hingga saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) di Sumatera Barat yang secara khusus mengatur mengenai isu LGBT.

Namun demikian, sejumlah regulasi yang sudah ada dinilai masih dapat menjadi dasar dalam menjaga norma sosial serta ketertiban umum di tengah masyarakat.

“Perda khusus belum ada, tapi kami sedang mencari cantolannya yang pas karena Perda ini juga harus menyesuaikan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah pusat,” ujar Nanda kepada wartawan, Senin (6/4).

Ia menjelaskan, dalam proses penyusunan regulasi daerah, DPRD harus memastikan bahwa aturan yang dibuat memiliki dasar hukum yang kuat serta tidak bertentangan dengan regulasi di tingkat nasional.

Karena itu, DPRD Sumbar membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk tim ahli, akademisi, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya untuk merumuskan kebijakan yang tepat.

Selain melalui jalur regulasi, DPRD juga menilai pendekatan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam menyikapi persoalan sosial yang berkembang.

Peran keluarga, lembaga pendidikan, serta tokoh adat dan agama dinilai sangat strategis dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya di tengah masyarakat.

Ke depan, DPRD Sumbar membuka peluang untuk merumuskan kebijakan yang lebih konkret melalui penguatan regulasi maupun kerja sama lintas sektor.

Nanda menegaskan, yang terpenting adalah memastikan nilai-nilai adat dan norma yang berlaku di Sumatera Barat tetap terjaga, sekaligus menyikapi setiap persoalan sosial secara bijak dan terukur. (ril/dprd_sumbar)

Dua Gelombang Aksi APM di Prabumulih, Targetkan Kantor Pertamina dan DPRD

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat (LSM APM) memastikan akan menggelar dua gelombang aksi damai di Kota Prabumulih dalam waktu dekat.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi internal APM yang membahas secara rinci teknis pelaksanaan aksi, mulai dari titik lokasi, jumlah massa, hingga skema pengamanan di lapangan.

Berdasarkan hasil rapat, aksi pertama akan digelar pada 21 April 2026 di depan Kantor PT Pertamina di kawasan bundaran, dengan estimasi jumlah massa mencapai 1.000 orang.

Selanjutnya, aksi kedua dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026 di depan Kantor DPRD Kota Prabumulih, dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai 1.300 orang.

Ketua DPD APM, Aby Rahmad Rizki, menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan konstitusional.

“Kami memastikan bahwa aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. APM berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan damai sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Aby, didampingi Sekretaris Jenderal Rendi Barlendo dan Ketua Koordinator Adi Susanto.

Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami sudah mengingatkan seluruh massa aksi agar tetap fokus pada tujuan utama, tidak anarkis, dan mengikuti arahan koordinator lapangan. Ini aksi damai, bukan aksi yang menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen APM, Rendi Barlendo, menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan pelaksanaan aksi berjalan lancar.

“Kami akan menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait agar kegiatan ini berlangsung aman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Koordinator APM, Adi Susanto, SE, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan internal, termasuk pembagian tugas bagi koordinator lapangan di masing-masing titik aksi.

“Kami sudah menyusun teknis di lapangan, mulai dari pengaturan massa hingga jalur orasi. Harapannya, aksi ini bisa berjalan tertib dan aspirasi yang disampaikan dapat diterima oleh pihak terkait,” ungkapnya.

APM berharap melalui dua gelombang aksi damai tersebut, aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, baik di lingkungan PT Pertamina maupun DPRD Kota Prabumulih. (ril/apm)

DPRD Sumbar Gelar Rapat Bamus, Bahas Penjadwalan Agenda Masa Sidang II 2026

PADANG, EXSPOSEDID – DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Badan Musyawarah (Bamus) dalam rangka membahas penjadwalan agenda kegiatan Masa Sidang Kedua Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Khusus I Kantor DPRD Provinsi Sumbar, Senin (30/3/2026), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, didampingi Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, serta dihadiri seluruh anggota Badan Musyawarah.

Dalam rapat tersebut, Bamus membahas secara rinci penyusunan dan penyesuaian jadwal kegiatan DPRD guna memastikan seluruh agenda berjalan efektif, terarah, dan tepat waktu.

Penjadwalan ini dinilai penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan berbagai kegiatan kedewanan selama masa sidang berlangsung, termasuk kegiatan legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menegaskan bahwa penyusunan agenda yang matang menjadi kunci dalam mendukung optimalisasi kinerja lembaga.

“Melalui rapat ini, diharapkan seluruh agenda kegiatan DPRD Provinsi Sumatera Barat dapat tersusun secara sistematis, selaras dengan prioritas kerja, serta mampu meningkatkan kinerja lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujar Muhidi. (ril/dprd_sumbar)

Sinergi BPN Sumsel–Hutama Karya, Tol Palembang–Betung Ditarget Rampung 2026

PALEMBANG, EXSPOSEDID — Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., QRMO., CODP., C.Med., bersama jajaran menerima kunjungan perwakilan PT Hutama Karya (Persero), Kamis, (2/4/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam rangka audiensi guna memperkuat sinergi antara BPN Sumsel dan Hutama Karya dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional, khususnya proyek jalan tol Palembang–Betung.

Pertemuan ini juga menjadi forum koordinasi untuk membahas perkembangan progres pekerjaan serta langkah percepatan penyelesaian proyek.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa progres pembangunan tol Palembang–Betung saat ini telah mencapai sekitar 98 persen hingga exit Tanjung Balai. Sementara itu, penyelesaian keseluruhan hingga exit Betung ditargetkan rampung 100 persen pada September 2026.

Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar seluruh pihak terkait, terutama dalam aspek pengadaan tanah dan penyelesaian administrasi pertanahan yang menjadi salah satu faktor kunci kelancaran proyek.

Kepala Kanwil BPN Sumsel menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan proyek strategis nasional melalui optimalisasi layanan pertanahan.

“BPN Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen penuh mendukung percepatan proyek strategis nasional, khususnya pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung. Melalui koordinasi yang solid dan optimalisasi pelayanan pertanahan, kami memastikan proses pengadaan tanah dapat berjalan lancar sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BPN Sumsel dan PT Hutama Karya (Persero) semakin kuat, sehingga pembangunan jalan tol Palembang–Betung dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan. (ril)

Jembatan Gantung Diresmikan, Edison Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga

MUARA ENIM, EXSPOSEDID – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., meresmikan jembatan gantung Sungai Lematang di Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Sabtu (4/4). Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., Camat Sungai Rotan, Kepala Desa setempat, serta masyarakat.

Jembatan gantung yang dibangun menggunakan APBD Tahun 2025 senilai Rp2,9 miliar ini diharapkan menjadi infrastruktur vital bagi masyarakat. Kehadirannya diyakini mampu memperkuat konektivitas antar desa serta menunjang aktivitas warga, khususnya dalam berkebun dan kegiatan sehari-hari.

Bupati Edison menegaskan bahwa jembatan ini merupakan akses utama bagi mobilitas warga, terutama kendaraan roda dua. Pembangunan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana penghubung yang aman dan layak.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur penunjang. Ini sejalan dengan visi Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan (MEMBARA),” ujarnya.

Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Kehadiran jembatan gantung ini sangat membantu masyarakat Desa Danau Rata yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor persawahan dan perkebunan. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur sungai atau jalan darat yang memutar cukup jauh.

Kini, dengan adanya jembatan tersebut, akses transportasi menjadi lebih efisien sehingga mampu menghemat waktu dan biaya dalam mengangkut hasil kebun dan sawah. (ril)

Suasana Hangat Halal Bi Halal, Aida Sampaikan Pesan Kebersamaan

PADANG, EXSPOSEDID -Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Aida, melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal bersama Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Guguak pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aida menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh anggota PGRI yang hadir.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat dalam membangun dunia pendidikan di daerah.

“Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita kembali fitri dan selalu berada dalam rahmat Allah SWT,” ucap Aida dalam sambutannya.

Kegiatan Halal Bi Halal ini turut diisi dengan ramah tamah dan saling bermaafan antar sesama anggota PGRI, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kekeluargaan yang menjadi semangat utama dalam momentum Idulfitri.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan para tenaga pendidik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Guguak. (ril/dprd_sumbar)

Disnaker Bergerak, PMI Prabumulih Berhasil Dipulangkan dari Kamboja

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Kabar menggembirakan datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Prabumulih, Dadang Gumbira, yang sebelumnya sempat terlantar di Kamboja. Kini, ia telah berhasil dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

Kedatangan Dadang disambut langsung oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya yang bekerja di luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Prabumulih, Sanjay Yunus, SH., MH., saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/4/2026), menyampaikan bahwa pemulangan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam melindungi para pekerja migran Indonesia.

“Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah kembali ke tanah air dengan selamat. Ini menjadi perhatian kita bersama agar ke depan perlindungan terhadap PMI semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan akan semakin banyak langkah preventif dan pengawasan agar kasus serupa tidak terulang, serta para PMI mendapatkan perlindungan yang lebih optimal sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak akan pentingnya prosedur yang aman dan perlindungan maksimal bagi para pekerja migran Indonesia. (ril)

Perkuat Reformasi Birokrasi, Rutan Prabumulih Sosialisasikan Zona Integritas

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Prabumulih sejak pukul 09.00 WIB tersebut berjalan tertib dan lancar. Sosialisasi ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, serta seluruh jajaran staf.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Sandy Wiguna, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mendukung tercapainya predikat WBK dan WBBM.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Rutan Kelas IIB Prabumulih semakin siap dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (ril)

Kekosongan Kantong Darah di RSUD Teratasi, Layanan Transfusi Kembali Normal

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Pelayanan transfusi darah di RSUD sempat mengalami kendala akibat kekosongan stok kantong darah yang terjadi selama dua hari terakhir. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan dari toko maupun distributor, sehingga Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) tidak dapat menjalankan layanan secara optimal.

Namun demikian, pihak RSUD memastikan bahwa saat ini ketersediaan kantong darah telah kembali normal. UTDRS telah dapat melaksanakan kembali pelayanan transfusi darah kepada pasien yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan kendala distribusi sementara dan telah ditangani dengan cepat melalui koordinasi berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, RSUD bersama Dinas Kesehatan berencana akan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok darah serta menghindari terjadinya kekosongan di kemudian hari.

“Mudah-mudahan ke depan dengan adanya kegiatan donor darah bersama PMI, kebutuhan darah di RSUD dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar pihak terkait.

Dengan kembali normalnya pelayanan transfusi darah ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak khawatir, serta turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (ril)

DPRD Prabumulih Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota 2025, Bentuk Pansus Pembahasan

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menggelar Rapat Paripurna Ke-XVII Masa Persidangan II dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Kota Prabumulih ini dipimpin langsung Ketua DPRD, H Deni Victoria SH MSi, didampingi Wakil Ketua I Aryono ST dan Wakil Ketua II Ir Dipe Anom.
Sidang paripurna tersebut turut disaksikan Wali Kota Prabumulih, H Arlan, bersama Wawako Franky Nasril SKom MMM

Dalam agenda rapat, terdapat empat poin penting yang dibahas, yakni pengesahan jadwal kegiatan pembahasan LKPJ Wali Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025, penyampaian nota pengantar Wali Kota terhadap LKPJ, penandatanganan berita acara serah terima, serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Melalui pembahasan LKPJ ini, DPRD akan mencermati secara menyeluruh capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran, sekaligus memberikan catatan dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pembentukan Pansus menjadi langkah strategis agar proses pembahasan dapat berjalan lebih fokus, mendalam, dan menghasilkan rekomendasi yang berkualitas.

Sementara itu, Wako Prabumulih, H Arlan, dalam nota pengantarnya menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun anggaran 2025.

“Melalui LKPJ ini, kami menyampaikan capaian kinerja pemerintah daerah, baik dari sisi pembangunan, pelayanan publik, maupun pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap, pembahasan LKPJ oleh DPRD dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan lancar serta dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, termasuk para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa (kades), serta unsur lainnya.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kota Prabumulih. (ril)