Korwil Madura Juara Voli Putri di HUT PIPAS ke-22, Borong Gelar Bergengsi

SIDOARJO, EXSPOSEDID – Tim bola voli putri Koordinator Wilayah (Korwil) Madura tampil gemilang dalam turnamen yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Timur. Bertanding di GOR Delta Sidoarjo pada Minggu (5/4), Korwil Madura sukses keluar sebagai Juara 1 usai menaklukkan para pesaingnya dalam laga sengit.

Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT PIPAS ke-22 sekaligus Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, yang berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai tim dari UPT Pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Keberhasilan Korwil Madura tak lepas dari solidnya kolaborasi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah tersebut. Salah satu penyumbang kekuatan tim berasal dari Lapas Kelas IIA Pamekasan yang mengirimkan pemain-pemain terbaiknya.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, tim Korwil Madura juga menorehkan prestasi individu. Salah satu pemain andalan mereka berhasil meraih gelar Pemain Terbaik (MVP) sepanjang turnamen, mempertegas dominasi tim di ajang tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, yang hadir langsung memberikan dukungan, mengaku bangga atas capaian ini.

“Kemenangan ini bukan sekadar tentang skor di lapangan, tapi bukti nyata dari sinergi dan kekompakan seluruh UPT di Korwil Madura. Keikutsertaan Lapas Pamekasan bersama rekan-rekan dari UPT lain menunjukkan semangat sportivitas dan rasa kekeluargaan yang tinggi dalam menyambut HUT PIPAS dan Hari Bakti Pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam menjalankan tugas pelayanan pemasyarakatan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpetugas dan anggota PIPAS di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Timur.

Dengan raihan Juara 1 dan gelar MVP, Korwil Madura membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan dalam dunia olahraga di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Timur. (ril)

Bangun Kolaborasi, Kantah Prabumulih dan KPP Pratama Perkuat Kerja Sama

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Kepala Kantor Pertanahan Kota Prabumulih, Joni Efendi, S.H., M.Kn., menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Prabumulih, Niken Evi Suryani, SST., Ak., M.Ak., Ph.D., beserta jajaran, Senin, (6/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Joni Efendi didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, serta Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran bersama jajaran Kantor Pertanahan.

Kunjungan ini menjadi ajang perkenalan sekaligus silaturahmi antara kedua instansi, sebagai upaya mempererat hubungan kerja yang selama ini telah terjalin dengan baik. Selain itu, pertemuan ini juga diharapkan mampu semakin memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanahan dan perpajakan.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Kepala KPP Pratama Prabumulih beserta jajaran sebagai langkah mempererat silaturahmi dan sinergi antar instansi. Hubungan yang sudah terjalin dengan baik ini tentu akan terus kami tingkatkan, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal, transparan, dan akuntabel,” ujar Joni Efendi.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen penuh dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung terciptanya birokrasi yang bersih, profesional, dan berintegritas di Kota Prabumulih,” tambahnya.

Dengan sinergi yang kuat antar instansi, diharapkan pelayanan publik dapat semakin optimal serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ril)

Tingkatkan Daya Saing, Muhidi Dorong UMKM Go Nasional dan Global

PADANG, EXSPOSEDID – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan I Pluzi Academy, yang digelar di UPTD PLUT KUMKM Provinsi Sumatera Barat, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam upaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

Dalam sambutannya, Muhidi menegaskan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ia menyebutkan bahwa penguatan sektor UMKM harus terus dilakukan, terutama dalam menghadapi tantangan global dan era digitalisasi.

“Bimtek ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas SDM pelaku UMKM. Dengan kapasitas yang lebih baik, diharapkan UMKM kita mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, mulai dari peningkatan manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan Bimtek Pluzi Academy ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM dari berbagai sektor di Sumatera Barat.

Selain materi pelatihan, peserta juga mendapatkan pendampingan dan praktik langsung guna memperkuat pemahaman mereka dalam mengembangkan usaha.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Sumatera Barat semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” harap Muhidi. (ril/drprd_sumbar)

Disiplin Bukan Sekadar Kehadiran, Ini Pesan Ismelda Saat Apel Pagi

PADANG, EXSPOSEDID – Langit pagi di halaman Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat menjadi saksi semangat baru yang dibangun dari rutinitas sederhana: apel pagi. Namun kali ini, suasana terasa lebih hidup saat dipimpin langsung oleh Ismelda Jenreini,Senen(6/4).

Dengan langkah tegas dan sikap penuh wibawa, Ismelda Jenreini mengomandoi jalannya apel yang berlangsung khidmat. Barisan pegawai berdiri rapi, mencerminkan disiplin yang menjadi ruh utama dalam birokrasi modern. Tidak sekadar formalitas, apel pagi ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan ritme kerja dan semangat pengabdian.

Dalam arahannya, Ismelda menekankan bahwa disiplin bukan hanya soal kehadiran tepat waktu, tetapi juga tentang konsistensi dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki kontribusi penting dalam mendukung kelancaran fungsi kedewanan

“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat koordinasi dan semangat kerja kita bersama,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Lebih jauh, Ismelda mendorong seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme. Menurutnya, pelayanan yang optimal kepada pimpinan dan anggota dewan hanya bisa terwujud jika seluruh pegawai bekerja dengan komitmen tinggi dan standar kinerja yang terus ditingkatkan.

Apel pagi tersebut sekaligus menjadi refleksi bersama bahwa keberhasilan institusi tidak lepas dari kekompakan tim dan kesadaran individu dalam menjalankan tugasnya. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, Sekretariat DPRD Sumbar dituntut adaptif, responsif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar ASN.

Ditambahkanya,melalui kegiatan rutin ini, semangat kolektif terus dibangun bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk bekerja lebih baik, melayani lebih tulus, dan menjaga marwah institusi dengan penuh tanggung jawab,”pungkasnya. (ril/dprd_sumbar)

Nanda Satria: Isu LGBT Harus Disikapi Bijak Sesuai Nilai ABS-SBK

PADANG, EXSPOSEDID – DPRD Sumatera Barat menyoroti mencuatnya isu LGBT di daerah tersebut yang belakangan ramai diperbincangkan publik, termasuk dugaan kemunculannya di lingkungan kampus Universitas Negeri Padang (UNP).

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengatakan pihaknya memandang serius perkembangan isu tersebut karena dinilai berkaitan dengan nilai sosial, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Minangkabau.

Menurutnya, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah adat dan agama, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sehingga berbagai fenomena sosial perlu disikapi dengan kehati-hatian.

Ia menilai munculnya fenomena tersebut tidak terlepas dari pengaruh globalisasi serta perkembangan informasi yang semakin terbuka di tengah masyarakat.

Meski demikian, kata Nanda, setiap perkembangan sosial tetap harus disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai lokal yang selama ini menjadi pedoman masyarakat Minangkabau.

Terkait aspek regulasi, Nanda mengungkapkan hingga saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) di Sumatera Barat yang secara khusus mengatur mengenai isu LGBT.

Namun demikian, sejumlah regulasi yang sudah ada dinilai masih dapat menjadi dasar dalam menjaga norma sosial serta ketertiban umum di tengah masyarakat.

“Perda khusus belum ada, tapi kami sedang mencari cantolannya yang pas karena Perda ini juga harus menyesuaikan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah pusat,” ujar Nanda kepada wartawan, Senin (6/4).

Ia menjelaskan, dalam proses penyusunan regulasi daerah, DPRD harus memastikan bahwa aturan yang dibuat memiliki dasar hukum yang kuat serta tidak bertentangan dengan regulasi di tingkat nasional.

Karena itu, DPRD Sumbar membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk tim ahli, akademisi, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya untuk merumuskan kebijakan yang tepat.

Selain melalui jalur regulasi, DPRD juga menilai pendekatan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam menyikapi persoalan sosial yang berkembang.

Peran keluarga, lembaga pendidikan, serta tokoh adat dan agama dinilai sangat strategis dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya di tengah masyarakat.

Ke depan, DPRD Sumbar membuka peluang untuk merumuskan kebijakan yang lebih konkret melalui penguatan regulasi maupun kerja sama lintas sektor.

Nanda menegaskan, yang terpenting adalah memastikan nilai-nilai adat dan norma yang berlaku di Sumatera Barat tetap terjaga, sekaligus menyikapi setiap persoalan sosial secara bijak dan terukur. (ril/dprd_sumbar)

Dua Gelombang Aksi APM di Prabumulih, Targetkan Kantor Pertamina dan DPRD

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat (LSM APM) memastikan akan menggelar dua gelombang aksi damai di Kota Prabumulih dalam waktu dekat.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi internal APM yang membahas secara rinci teknis pelaksanaan aksi, mulai dari titik lokasi, jumlah massa, hingga skema pengamanan di lapangan.

Berdasarkan hasil rapat, aksi pertama akan digelar pada 21 April 2026 di depan Kantor PT Pertamina di kawasan bundaran, dengan estimasi jumlah massa mencapai 1.000 orang.

Selanjutnya, aksi kedua dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026 di depan Kantor DPRD Kota Prabumulih, dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai 1.300 orang.

Ketua DPD APM, Aby Rahmad Rizki, menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan konstitusional.

“Kami memastikan bahwa aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. APM berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan damai sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Aby, didampingi Sekretaris Jenderal Rendi Barlendo dan Ketua Koordinator Adi Susanto.

Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami sudah mengingatkan seluruh massa aksi agar tetap fokus pada tujuan utama, tidak anarkis, dan mengikuti arahan koordinator lapangan. Ini aksi damai, bukan aksi yang menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen APM, Rendi Barlendo, menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan pelaksanaan aksi berjalan lancar.

“Kami akan menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait agar kegiatan ini berlangsung aman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Koordinator APM, Adi Susanto, SE, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan internal, termasuk pembagian tugas bagi koordinator lapangan di masing-masing titik aksi.

“Kami sudah menyusun teknis di lapangan, mulai dari pengaturan massa hingga jalur orasi. Harapannya, aksi ini bisa berjalan tertib dan aspirasi yang disampaikan dapat diterima oleh pihak terkait,” ungkapnya.

APM berharap melalui dua gelombang aksi damai tersebut, aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, baik di lingkungan PT Pertamina maupun DPRD Kota Prabumulih. (ril/apm)

DPRD Sumbar Gelar Rapat Bamus, Bahas Penjadwalan Agenda Masa Sidang II 2026

PADANG, EXSPOSEDID – DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Badan Musyawarah (Bamus) dalam rangka membahas penjadwalan agenda kegiatan Masa Sidang Kedua Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Khusus I Kantor DPRD Provinsi Sumbar, Senin (30/3/2026), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, didampingi Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, serta dihadiri seluruh anggota Badan Musyawarah.

Dalam rapat tersebut, Bamus membahas secara rinci penyusunan dan penyesuaian jadwal kegiatan DPRD guna memastikan seluruh agenda berjalan efektif, terarah, dan tepat waktu.

Penjadwalan ini dinilai penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan berbagai kegiatan kedewanan selama masa sidang berlangsung, termasuk kegiatan legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menegaskan bahwa penyusunan agenda yang matang menjadi kunci dalam mendukung optimalisasi kinerja lembaga.

“Melalui rapat ini, diharapkan seluruh agenda kegiatan DPRD Provinsi Sumatera Barat dapat tersusun secara sistematis, selaras dengan prioritas kerja, serta mampu meningkatkan kinerja lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujar Muhidi. (ril/dprd_sumbar)

Sinergi BPN Sumsel–Hutama Karya, Tol Palembang–Betung Ditarget Rampung 2026

PALEMBANG, EXSPOSEDID — Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., QRMO., CODP., C.Med., bersama jajaran menerima kunjungan perwakilan PT Hutama Karya (Persero), Kamis, (2/4/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam rangka audiensi guna memperkuat sinergi antara BPN Sumsel dan Hutama Karya dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional, khususnya proyek jalan tol Palembang–Betung.

Pertemuan ini juga menjadi forum koordinasi untuk membahas perkembangan progres pekerjaan serta langkah percepatan penyelesaian proyek.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa progres pembangunan tol Palembang–Betung saat ini telah mencapai sekitar 98 persen hingga exit Tanjung Balai. Sementara itu, penyelesaian keseluruhan hingga exit Betung ditargetkan rampung 100 persen pada September 2026.

Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar seluruh pihak terkait, terutama dalam aspek pengadaan tanah dan penyelesaian administrasi pertanahan yang menjadi salah satu faktor kunci kelancaran proyek.

Kepala Kanwil BPN Sumsel menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan proyek strategis nasional melalui optimalisasi layanan pertanahan.

“BPN Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen penuh mendukung percepatan proyek strategis nasional, khususnya pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung. Melalui koordinasi yang solid dan optimalisasi pelayanan pertanahan, kami memastikan proses pengadaan tanah dapat berjalan lancar sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BPN Sumsel dan PT Hutama Karya (Persero) semakin kuat, sehingga pembangunan jalan tol Palembang–Betung dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan. (ril)

Jembatan Gantung Diresmikan, Edison Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga

MUARA ENIM, EXSPOSEDID – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., meresmikan jembatan gantung Sungai Lematang di Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Sabtu (4/4). Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., Camat Sungai Rotan, Kepala Desa setempat, serta masyarakat.

Jembatan gantung yang dibangun menggunakan APBD Tahun 2025 senilai Rp2,9 miliar ini diharapkan menjadi infrastruktur vital bagi masyarakat. Kehadirannya diyakini mampu memperkuat konektivitas antar desa serta menunjang aktivitas warga, khususnya dalam berkebun dan kegiatan sehari-hari.

Bupati Edison menegaskan bahwa jembatan ini merupakan akses utama bagi mobilitas warga, terutama kendaraan roda dua. Pembangunan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana penghubung yang aman dan layak.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur penunjang. Ini sejalan dengan visi Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan (MEMBARA),” ujarnya.

Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Kehadiran jembatan gantung ini sangat membantu masyarakat Desa Danau Rata yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor persawahan dan perkebunan. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur sungai atau jalan darat yang memutar cukup jauh.

Kini, dengan adanya jembatan tersebut, akses transportasi menjadi lebih efisien sehingga mampu menghemat waktu dan biaya dalam mengangkut hasil kebun dan sawah. (ril)

Suasana Hangat Halal Bi Halal, Aida Sampaikan Pesan Kebersamaan

PADANG, EXSPOSEDID -Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Aida, melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal bersama Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Guguak pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aida menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh anggota PGRI yang hadir.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat dalam membangun dunia pendidikan di daerah.

“Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita kembali fitri dan selalu berada dalam rahmat Allah SWT,” ucap Aida dalam sambutannya.

Kegiatan Halal Bi Halal ini turut diisi dengan ramah tamah dan saling bermaafan antar sesama anggota PGRI, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kekeluargaan yang menjadi semangat utama dalam momentum Idulfitri.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan para tenaga pendidik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Guguak. (ril/dprd_sumbar)