Disnaker Bergerak, PMI Prabumulih Berhasil Dipulangkan dari Kamboja

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Kabar menggembirakan datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Prabumulih, Dadang Gumbira, yang sebelumnya sempat terlantar di Kamboja. Kini, ia telah berhasil dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

Kedatangan Dadang disambut langsung oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya yang bekerja di luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Prabumulih, Sanjay Yunus, SH., MH., saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/4/2026), menyampaikan bahwa pemulangan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam melindungi para pekerja migran Indonesia.

“Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah kembali ke tanah air dengan selamat. Ini menjadi perhatian kita bersama agar ke depan perlindungan terhadap PMI semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan akan semakin banyak langkah preventif dan pengawasan agar kasus serupa tidak terulang, serta para PMI mendapatkan perlindungan yang lebih optimal sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak akan pentingnya prosedur yang aman dan perlindungan maksimal bagi para pekerja migran Indonesia. (ril)

Perkuat Reformasi Birokrasi, Rutan Prabumulih Sosialisasikan Zona Integritas

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Prabumulih sejak pukul 09.00 WIB tersebut berjalan tertib dan lancar. Sosialisasi ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, serta seluruh jajaran staf.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Sandy Wiguna, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mendukung tercapainya predikat WBK dan WBBM.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Rutan Kelas IIB Prabumulih semakin siap dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (ril)

Polsek Rambang Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Sumber Rahayu

MUARA ENIM, EXSPOSEDID – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polsek Rambang, Polres Muara Enim, dengan menggelar kegiatan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana alam akibat angin kencang disertai hujan dan petir yang merusak atap rumah warga, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata empati Polri kepada masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan oleh Kapolsek Rambang yang diwakili Kasium Polsek Rambang Aipda Bungaran, bersama Ka SPK Aiptu Toris dan Bhabinkamtibmas Aiptu Desab Mandito. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako kepada warga terdampak.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami mengajak seluruh personel untuk turut merasakan duka saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar IPTU Zulkarnain.

Adapun warga penerima bantuan sebanyak lima orang, yakni Sudarto (Dusun I), Yulius (Dusun II), Soleh Pornomo (Dusun II), Habiburrahman (Dusun III), dan Sumidi (Dusun VII) Desa Sumber Rahayu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kemanusiaan semakin kuat serta menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi sulit. (ril)

Kunjungi Poskamling Kemang Tanduk, Kapolres Tekankan Pentingnya Ronda Malam

KEMANG TANDUK, EXSPOSEDID – Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, melaksanakan kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) di Poskamling Desa Kemang Tanduk, Jumat malam, (3/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kedatangan Kapolres Prabumulih beserta jajaran disambut langsung oleh Kepala Desa Kemang Tanduk, Adi Darminto, bersama warga setempat yang turut aktif dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan ronda malam.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby Kusumawardhana mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengajak warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui Satkamling.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami harap kegiatan ronda malam ini terus ditingkatkan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Kemang Tanduk, Adi Darminto, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran yang telah memberikan perhatian dan motivasi kepada warga dalam menjaga keamanan desa.

Kegiatan Samling ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. (ril)

Kekosongan Kantong Darah di RSUD Teratasi, Layanan Transfusi Kembali Normal

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Pelayanan transfusi darah di RSUD sempat mengalami kendala akibat kekosongan stok kantong darah yang terjadi selama dua hari terakhir. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan dari toko maupun distributor, sehingga Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) tidak dapat menjalankan layanan secara optimal.

Namun demikian, pihak RSUD memastikan bahwa saat ini ketersediaan kantong darah telah kembali normal. UTDRS telah dapat melaksanakan kembali pelayanan transfusi darah kepada pasien yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan kendala distribusi sementara dan telah ditangani dengan cepat melalui koordinasi berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, RSUD bersama Dinas Kesehatan berencana akan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok darah serta menghindari terjadinya kekosongan di kemudian hari.

“Mudah-mudahan ke depan dengan adanya kegiatan donor darah bersama PMI, kebutuhan darah di RSUD dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar pihak terkait.

Dengan kembali normalnya pelayanan transfusi darah ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak khawatir, serta turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (ril)

DPRD Prabumulih Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota 2025, Bentuk Pansus Pembahasan

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menggelar Rapat Paripurna Ke-XVII Masa Persidangan II dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Kota Prabumulih ini dipimpin langsung Ketua DPRD, H Deni Victoria SH MSi, didampingi Wakil Ketua I Aryono ST dan Wakil Ketua II Ir Dipe Anom.
Sidang paripurna tersebut turut disaksikan Wali Kota Prabumulih, H Arlan, bersama Wawako Franky Nasril SKom MMM

Dalam agenda rapat, terdapat empat poin penting yang dibahas, yakni pengesahan jadwal kegiatan pembahasan LKPJ Wali Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025, penyampaian nota pengantar Wali Kota terhadap LKPJ, penandatanganan berita acara serah terima, serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Melalui pembahasan LKPJ ini, DPRD akan mencermati secara menyeluruh capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran, sekaligus memberikan catatan dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pembentukan Pansus menjadi langkah strategis agar proses pembahasan dapat berjalan lebih fokus, mendalam, dan menghasilkan rekomendasi yang berkualitas.

Sementara itu, Wako Prabumulih, H Arlan, dalam nota pengantarnya menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun anggaran 2025.

“Melalui LKPJ ini, kami menyampaikan capaian kinerja pemerintah daerah, baik dari sisi pembangunan, pelayanan publik, maupun pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap, pembahasan LKPJ oleh DPRD dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan lancar serta dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, termasuk para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa (kades), serta unsur lainnya.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kota Prabumulih. (ril)

Pemkot Prabumulih Segera Terapkan 5 Hari Kerja, Jumat WFH Mulai April 2026

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersiap menerapkan sistem kerja lima hari dalam sepekan, disertai kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada April 2026, menyusul diterbitkannya surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengimbau pemerintah daerah melakukan langkah efisiensi energi, khususnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap kondisi geopolitik global yang tengah memanas, termasuk dampak penutupan Selat Hormuz yang berpengaruh terhadap distribusi energi dunia.

Kepala BKPSDM Kota Prabumulih, Efran Santiaji, ST, MM, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran dimaksud dan tengah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk implementasinya di lingkungan Pemkot Prabumulih.

“Iya, surat edaran dari Kemendagri sudah kita terima. Rencananya segera kita berlakukan pada April ini, dengan pola lima hari kerja dan WFH setiap hari Jumat,” ujar Efran saat dikonfirmasi awak media, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, Efran menegaskan bahwa penerapan kebijakan tersebut tetap harus melalui persetujuan Wali Kota Prabumulih, H. Arlan.

Menurutnya, koordinasi dengan kepala daerah menjadi langkah penting agar kebijakan yang diterapkan selaras dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.

“Kita akan konsultasikan terlebih dahulu kepada Pak Wali Kota. Setelah mendapat persetujuan, baru akan kita tindak lanjuti dengan penerbitan surat edaran resmi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelasnya.

Ia menambahkan, skema WFH pada hari Jumat nantinya akan diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Setiap OPD tetap diminta memastikan pelayanan publik berjalan optimal, meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah.

“Prinsipnya, pelayanan publik tidak boleh terganggu. Nanti akan kita atur mekanismenya, bisa melalui sistem piket atau penyesuaian lainnya di masing-masing OPD,” katanya.

Lebih lanjut, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung penghematan energi, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja ASN melalui pemanfaatan teknologi digital.

Selain itu, penerapan WFH juga dinilai dapat memberikan fleksibilitas kerja bagi ASN tanpa mengurangi target kinerja yang telah ditetapkan.
“Kita berharap kebijakan ini bisa berjalan efektif, tidak hanya dari sisi efisiensi BBM, tetapi juga dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja ASN,” tambah Efran.

Pemkot Prabumulih sendiri sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam menerapkan sistem kerja fleksibel, khususnya saat masa pandemi COVID-19. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal dalam mengadaptasi kembali pola kerja kombinasi antara work from office (WFO) dan work from home (WFH).

Dengan adanya kebijakan ini, Pemkot Prabumulih diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang responsif terhadap kebijakan nasional, sekaligus tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (ril)

Warga Miskin Bakal Digratiskan Gas Kota, Cak Arlan: Petro Prabu Lakukan Pendataan

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Kabar baik bagi masyarakat kurang mampu di Kota Prabumulih. Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih berencana menggratiskan layanan gas kota bagi warga miskin.

Program ini saat ini masih dalam tahap pendataan yang dilakukan oleh perusahaan daerah Petro Prabu. Pendataan tersebut bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Wali Kota Prabumulih, Arlan atau yang akrab disapa Cak Arlan, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pendataan tengah kita lakukan. Kemungkinan program gas kota gratis ini akan diberikan bagi warga miskin,” ujar Cak Arlan kepada awak media, Kamis (2/4/2026).

Selain program gratis, Pemkot juga akan memberlakukan iuran ringan bagi pelanggan kategori tertentu. Iuran gas kota tersebut direncanakan hanya sebesar Rp50 ribu per bulan.

“Sementara untuk usaha dan pelanggan kategori tertentu, iurannya tetap. Ini upaya kita untuk memenuhi janji dalam mewujudkan visi Prabumulih MAS,” jelasnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses energi bersih dan terjangkau di Kota Prabumulih. (ril)

Pemdes Karang Bindu Salurkan BLT Tahap I Tahun 2026, 32 KPM Terima Rp900 Ribu

PRABUMULIH, EXSPOSEDID – Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Bindu kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap I tahun anggaran 2026 kepada masyarakat yang berhak menerima, pada Rabu (2/4/2026).

Penyaluran BLT tahap pertama ini diberikan kepada sebanyak 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, yakni periode Januari hingga Maret 2026, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp900 ribu per KPM.

Kepala Desa Karang Bindu, Iin Saputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyalurkan BLT tahap pertama kepada 32 KPM. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Iin Saputra.

Ia juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak dan tepat sasaran.

“Kami berharap bantuan yang sudah diserahkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama untuk kebutuhan yang penting seperti membeli bahan pokok, kebutuhan anak sekolah, maupun keperluan mendesak lainnya,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa proses penyaluran BLT dilakukan secara transparan dan sesuai dengan data yang telah diverifikasi, sehingga tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data penerima sudah melalui proses pendataan dan verifikasi. Kami berupaya agar bantuan ini tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga yang berhak,” jelasnya.

Penyaluran BLT tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar, serta disaksikan oleh perangkat desa dan pihak terkait lainnya. Masyarakat penerima bantuan pun tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah desa.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemdes Karang Bindu atas bantuan yang telah diberikan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya BLT ini, apalagi disalurkan untuk tiga bulan sekaligus. Ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Dengan adanya penyaluran BLT Dana Desa ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Karang Bindu serta membantu meningkatkan kesejahteraan warga secara bertahap. (ril)

Sembunyikan Sabu di Balik Casing HP lalu Taruh di Pinggir Jalan, Kurir Narkoba di Prabumulih Tak Lolos dari Pengamatan Polisi

PRABUMULIH, EXSPOSEDID — Jajaran Polres Prabumulih di bawah naungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap modus baru peredaran narkotika jenis sabu dengan cara menyembunyikan barang bukti di dalam casing handphone dan menaruhnya di pinggir jalan sebagai titik transaksi.

    Dalam operasi yang dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 10.30 WIB di Jalan Padat Karya, Perumahan BRI, Kelurahan Muara Dua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, petugas mengamankan tersangka berinisial G (29), seorang buruh warga Prabumulih.

    Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Resnarkoba Muhammad Arafah memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan dan observasi di lapangan.

    Saat dilakukan pemantauan, petugas mencurigai gerak-gerik tersangka yang terlihat meletakkan sebuah handphone di pinggir jalan. Petugas kemudian mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut.

    Hasil pemeriksaan mengungkap adanya satu paket sabu seberat bruto 1,78 gram yang disembunyikan di balik casing bagian belakang handphone, dibungkus menggunakan kertas timah rokok.

    Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut merupakan miliknya yang akan diserahkan kepada seorang pembeli berinisial R dengan harga Rp300.000 melalui metode tanpa tatap muka langsung.

    Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu paket sabu, satu unit handphone merek Realme warna biru, satu lembar kertas timah rokok, serta satu lembar tisu putih.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. ketentuan KUHP yang berlaku, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun.

    Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih, Muhammad Arafah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

    “Modus penyembunyian sabu di dalam casing handphone dan sistem penempatan di titik tertentu merupakan upaya pelaku untuk menghindari penangkapan. Namun anggota kami mampu mendeteksi gerakan mencurigakan tersebut. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap pihak lain yang terlibat,” tegasnya.

    Kapolres Prabumulih, Bobby Kusumawardhana, menyatakan bahwa pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus beradaptasi dengan berbagai modus baru.

    “Kami tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga mempelajari setiap pola baru yang digunakan agar sistem deteksi kami semakin kuat. Kami mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus meningkatkan metode penegakan hukum seiring perkembangan modus operandi pelaku.

    “Tidak ada modus yang tidak dapat kami ungkap. Kami akan terus bergerak dan memastikan peredaran narkotika di Sumatera Selatan dapat ditekan secara maksimal,” ujarnya.

    Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Prabumulih masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok dan pembeli yang terlibat dalam kasus tersebut.

    Pengungkapan ini menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke berbagai lini serta memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. (ril)